Solusi PlantSys pada Perusahaan Perkebunan

Written by Administrator on .

Perusahaan Perkebunan memiliki unit bisnis yang berada di daerah pelosok, sehingga jauh dari sentuhan teknologi komunikasi data dan suara (Data & Voice) yang dimiliki operator Telekomunikasi.

Kebutuhan akan teknologi untuk menunjang ERP Perkebunan , Software Perkebunan atau aplikasi Perkebunan tersebut sangat mutlak bagi perusahaan perkebunan dengan alasan sebagai berikut:

  1. Kemudahaan Koordinasi dengan internal dan external perusahaan.
  2. Business Controlling.
  3. Efective & Efficiency Cost subtitution.
  4. Data Analysis, Minning & Forecasting.

Berdasarkan hal diatas perlu dilakukan implementasi teknologi data dan suara untuk meningkatkan laba perusahaan yang berimpact pada sustainbility growth dan terjadinya perubahan budaya perusahaan perkebunan tersebut.

 

I. Tahapan Infrastruktur :

Adapun Tahapan Infastruktur yang akan dirancang bangun di unit/estate terbagi dalam beberapa dimensi :

  • Dimensi  Catudaya dan Grounding system.

Kendala kelistrikan bukanlah hal yang baru dalam unit/estate di perusahaan perkebunan, sehingga memicu kerusakan perangkat elektronik yang ada di lokasi tersebut. Solusi yang terbaik adalah menggunakan teknologi ATS (Automatic Transfer Switch) dengan menggunakan PLN sebagai sumber catuan layanan primer, kemudian genset dan batterei sebagai alternatif sumber catuan sekunder.

Hal ini dipandang perlu disebabkan perangkat komunikasi data dan voice sangat riskan terhadap perubahan tegangan dan berada di frekuensi 50 hz. Untuk menjaga kestabilan frekuensi diperlukan perangkat stabilizer.

Grounding System atau pentanahan mutlak diperlukan untuk menjaga perangkat dari petir, adapun metoda yang digunakan adalah metode grounding area dan lokal dengan tahanan < 1 ohm yang terintegrasi.

  • Dimensi Transmisi.

Transmisi  yang digunakan dapat menggunakan radio clear channel  ataupun radio IP, cost yang paling murah adalah radio IP (Merk Motorolla, atau Mikrotik) untuk jenisnya disesuaikan dengan hasil survey di lokasi A(source)  dan lokasi B(Destination).

Dari hasil survey juga dihasilkan kisaran tinggi tower yang dibutuhkan untuk mensolusikan kebutuhan akan komunikasi data dan suara.

  • Dimensi  Content(Aplikasi Data dan Suara)

Merupakan bentuk real dari kebutuhan  akan komunikasi data dan suara, untuk data biasa menggunakan email, ftp, ataupun http. Sedangkan untuk solusi voice dapat menggunakan video conference, ip camera, voice gateway dan ip phone.

 

General Ledger

  • Bagan Akun Fleksibel – dapat mempertahankan tingkat beberapa kelompok Rekening dalam struktur pohon.
  • Pra-didefinisikan Root level pengelompokan akun aset, Kewajiban, Pendapatan, dan Pengeluaran
  • Mendukung beberapa lokasi akuntansi.
  • Penyaringan COA berdasarkan lokasi akuntansi.
  • Penyediaan sanksi Jurnal berdasarkan Batch dalam beberapa tingkatan.
  • Analisis pengeluaran berdasarkan jenis analisis multi dimensi dan kode.
  • Fasilitasi distribusi otomatis berdasarkan kriteria jumlah pengguna berbagai kriteria distribusi.
  • Memungkinkan Opening Balance dari kode akun maupun kode analisis.
  • Fasilitas untuk menginisialisasi saldo tiap akun berdasarkan prioritas.
  • Kemampuan untuk transfer otomatis antar lokasi keuangan dan posting.
  • Alokasi biaya ke dalam berbagai user-defined kriteria analisa dan konsolidasinya.
  • Fasilitas untuk mendefinisikan Template Jurnal Voucher untuk jurnal umum.
  • Penyediaan untuk mendefinisikan berbagai kelompok Jurnal dalam batch Journal.
  • Penyediaan ke posting Jurnal atom berdasarkan frekuensi yang ditetapkan.
  • Template untuk jurnal berulang dan Jurnal terbalik
  • Periode keuangan ganda dan periode sebelumnya dapat tetap terbuka, bahkan ketika periode baru dimulai.
  • Fasilitas untuk menutup periode Fiskal dan periode operasi baik dengan intervensi pengguna atau oleh sistem.
  • Penyediaan melakukan Transfer Data / Menerima dari sumber data eksternal untuk memfasilitasi konsolidasi rekening dari berbagai lokasi Perusahaan maupun kantor pusat.
  • Laporan berdasarkan lokasi dan perusahaan.
  • Pengguna dapat melakukan perubahan format dari Final Accounts.
  • Pengeluaran Laporan – Laporan Analisis Dimensi multi dan Anggaran VS Aktual .
Bank Management
  • Kas sistem buku merupakan bagian dari Sistem Akuntansi Keuangan.
  • Kriteria approval berdasarkan amount.
  • Memungkinkan pencetakan cek.
  • Notifikasi terhadap user dalam aturan bisnis usimenggunakan fitur pop-up message.
  • Nomor seri cek berdasarkan bank.
  • Penyesuaian denominasi berdasarkan buku kas.
  • Detail dari histori transaksi cek.
  • Mendukung banyak lokasi akuntansi.
  • Online Cash book balance is available at the time of voucher preparation and sanctioning.
  • Fitur untk alokasi and realokasi nomor cek .
  • Cek yang sudah jatuh tempo.
  • Pembulatan yang dapat diatur berdasarkan kriteria user.
  • Support multi currency.
  • Revaluasi valas
Accounts Payable / Receivable
  • Hutang dan Piutang, Nota Retur dan Nota Debit.
  • Melakukan kontrol atas sewa, asuransi, etc yang sifatnya pembayaran periodik.
  • Kategori dan tingkatan diskon.
  • Jadwal pembayaran dan retention.
  • Permintaan uang muka, Persetujuan dan proses payment ke supplier / kontraktor etc
  • Faktur pembelian dan biaya tambahan.
  • Memilah hutang berdasarkan jadwal jatuh tempo berdasarkan tiap supplier.
  • Surat Persetujuan Pembayaran dan Proses Pembayaran.
  • Faktur Penjualan dan biaya tambahan.
  • Nota Retur dan Nota Debit, penyesuaian antar perusahaan ke supplier/customer.
  • Penyesuaian antar hutang dan piutang atas perjanjian khusus.
  • Analisa umur hutang piutang.
  • Party Register, Payment register, Receipt register, Outstanding Register.
  • Persiapan pembuatan kontra, terbagi dalam 5 jenis kontrak.
  • Pembayaran WIP dan pembayaran kontrak kerja.
  • Fitur sertifikat WIP berdasarkan tingkat penyelesaian pekerjaan.
  • Penghitungan denda dari nilai awal.
  • Memo Pembayaran : Semua sertifikat pekerjaan dalampenyelesaian yang disetujui akan secara otomatis diterbitkan Memo Pembayarannya.
  • Status Kontraktor ditentukan oleh kriteria yang ditentukan oleh manajemen
  • Denda yang dihitung berdasarkan nilai awal pekerjaan.
  • Kontrak yang direalisasikan.
  • Kontrak yang belum terealisasi.
  • Kontrak yang suda terselesaikan.
  • Kontrak yang masih dalam proses.
  • Sertifikat Work Progress
Fixed Assets
Asset management
  • Kontrol atas akuisisi, depresiasi dan penghapusan aktiva.
  • Mengontrol status dari masing-masing aset.
  • Meningkatkan kontrol aktiva tetap agar dihasilkan pelaporan yang akurat dan tepat waktu.
  • Mendukung 5 metode depresiasi (metode garis lurus, metode saldo menurun, metode manual dan lain-lain).
  • Perencanaan berdasarkan anggaran aktiva tetap

Dimensi Arsitektur Aplikasi Perkebunan

Dibagi atas 4 (empat) kategori :
  1. Manajemen Korporat .Kategori ini mencakup aplikasi-aplikasi yang akan memfasilitasi proses-proses bisnis lintas satuan kerja, dari Head Quarter sampai dengan seluruh unit bisnis. Secara umum proses bisnis yang harus diakomodir oleh kategori ini adalah manajemen keuangan & akuntansi, manajemen sumberdaya manusia, manajemen inventory, manajemen pengadaan, GIS, datawarehouse-business intelligence, dan kolaborasi perkantoran secara umum. Aplikasi-aplikasi dalam kategori ini akan disharing pemakaiannya di seluruh wilayah kerja perkebunan.
  2. Manajemen Operasi – Core Business.  Kategori ini mencakup aplikasi-aplikasi yang akan memfasilitasi proses-proses bisnis dalam core business.
  3. Manajemen Operasi – Non Core Business. Kategori ini mencakup aplikasi-aplikasi yang memfasilitasi proses-proses bisnis di kategori Non Core Business.
  4. Manajemen Operasi – Umum. Kategori ini mencakup aplikasi-aplikasi yang akan memfasilitasi proses-proses bisnis spesifik operasional yang mendukung administrasi umum yang ada.

PlantSys Indonesia

Branch Office

PEKANBARU OFFICE
Jl. Ir H Juanda Gg Sumber No 1B
Telp   +62 761 7622022
Sales Contact :   This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
HP. :  +628126046295